AGAMA  

Program Silaturahmi Tarawih Keliling (SILING) MUI Parungpanjang Putaran II di Gelar di Serpong Garden Village (SGV) Desa Lumpang

293 Views

Updatetodaynews.comKAB BOGOR Parungpanjang – K.H. Zaenal Adnan Ketua MUI Kecamatan Parungpanjang kembali menggelar Silaturahmi Tarawih Keliling (Siling) Ramadhan 1445 Hijriah, dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan Ukhuwah Islamiah hubungan antar sesama umat muslim

Kegiatan Siling dilaksanakan di Masjid As-Salam Serpong Garden Village Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Rabu, (19/03/24).

banner

Dalam kegiatan tersebut diawali dengan buka bersama dan Shalat Magrib berjama’ah,selaku Imam yaitu Ust Muadin bersama Muspika,MUI serta Masyarakat dilingkungan Masjid As-Salam Komplek Perumahan SGV ,dilanjutkan dengan shalat Isya dan tarawih berjama’ah.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh MUI Desa Lumpang, Camat Parungpanjang Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si. Sekcam Mad Yusro, S.Sos., M.M, Kades M. Rodis Faisal, Kapolsek Parungpanjang Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Antoni Subrata, DKM Masjid As-Salam, Kadus Peri Supiana, ketua Rt 002/001 Kiki Muhammad Iqbal, Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat, warga jama’ah tarawih Masjid As-Salam, serta beberapa tamu undangan salah satunya Iskandar, ketua BPD Desa Gintungcilejet.

Program Siling MUI Parungpanjang, disambut baik oleh warga Serpong Garden Village (SGV), melalui DKM Masjid As-Salam yang diwakili Iqbal.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pejabat Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa Lumpang, terutama kepada MUI Parungpanjang yang sudah berkenan melaksanakan kegiatan ini di tempat kami,” ucap Iqbal

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Rodis Faisal selaku Kepala Desa Lumpang, atas terselenggaranya kegiatan ini. Selain itu ia juga menyampaikan, kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas pemerintah dengan MUI Parungpanjang.

Sementara Suharto selaku Kapolsek Parungpanjang dalam kegiatan ini menghimbau, kepada seluruh warga masyarakat agar turut serta menjaga keamanan wilayah. Terutama menjaga putra-putranya agar tidak terlibat dalam tindakan tawuran sarung yang sering disalahgunakan oleh kaum remaja. Oleh karena itu ia meminta agar orang tua lebih inten mengawasi anak-anaknya,” imbau Suharto.

Berbeda dengan Camat Parungpanjang, Chairuka menyampaikan terkait administrasi kependudukan. Ia berharap bagi warga Serpong Garden Village yang masih ber-KTP luar Parungpanjang, agar segera mengurus administrasi kependudukannya

“ini kaitannya dengan tujuan penyelenggaraan administrasi kependudukan antara lain memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum atas dokumen penduduk untuk setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk. memberikan perlindungan status hak sipil penduduk,” harap Chairuka.

Kegiatan Siling di tutup oleh acara inti, yaitu tausyiah ke keagamaan yang disampaikan oleh ketua MUI K.H Zaenal Adnan. Dalam tausyiahnya menyampaikan nikmatnya seorang mukmin ketika berada didalam Masjid.

“Seorang mukmin ketika masuk atau berada di dalam masjid, itu merasa nikmat. Tetapi jika seorang mukmin yang tidak mukmin hatinya ketika didalam masjid, itu seperti burung didalam sangkar. yang selalu ingin cepat-cepat keluar,” terang K.H Zaenal Adnan

Lebih lanjut K.H. Zaenal Adnan menerangkan sebuah hadist nabi akan kenikmatan bagi yang melaksanakan ibadah puasa dan keterangan tentang dibelenggu nya setan di bulan Ramadhan.

“Kita harus senantiasa bersyukur tahun ini kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Karena dengan kita bisa melaksanakan ibadah puasa, itu merupakan sebuah kenikmatan yang luar biasa untuk bekal kita di dunia dan di akhirat ,” tambahnya

“Dan di bulan suci Ramadhan setan-setan itu dibelenggu, pertanyaannya ko masih ada setan yang berkeliaran dijalan, di pasar dan dimana-mana, karena belenggunya kurang kuat. Oleh karena itu mari kita kuatkan belenggu itu dengan menjalankan ibadah puasa ini dengan penuh keimanan dan ke ikhlasan dan kita isi dengan berbagai kegiatan ibadah,” tutur K.H. Zaenal Adnan.

(Oji/Iha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *