METRO  

Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di LANNY JAYA Disambut Antusias

207 Views

Tiom | Updatetodaynews.com – 2 Maret 2026 Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional bersama Tim Provinsi Papua Pegunungan di Tiom. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim MBG yang telah lama dinantikan pemerintah daerah. “Kami mendukung penuh program ini untuk meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil. Kami juga berharap 70–80 persen bahan pangan berasal dari produksi lokal agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya. Ia juga mengajak gereja, mama-mama, pemuda, dan masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan dapur guna membuka lapangan kerja.

banner

Kepala Regional Papua Pegunungan, Wahyu Andi, menjelaskan bahwa Lanny Jaya menjadi kabupaten ketiga yang melaksanakan program MBG setelah Yahukimo dan Jayawijaya. “Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Di Lanny Jaya akan segera beroperasi enam dapur untuk melayani penerima manfaat,” jelasnya.

Kasatgas 3T Kabupaten Lanny Jaya, Andi Hendarka, menyampaikan bahwa tahap awal difokuskan pada dapur aglomerasi, sementara sekitar 40 dapur terpencil akan dibangun bertahap. “Target kami, dapur aglomerasi berjalan bulan ini dan dapur terpencil mulai operasional pada Juni,” katanya.

Koordinator Wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Herince F. Wenda, menegaskan bahwa menu makanan akan berbasis pangan lokal dan memberdayakan UMKM serta petani setempat. “Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Tiom, Deni Wenda, SE., M.Pd., menyambut baik program tersebut karena dinilai membantu siswa yang sering datang tanpa sarapan. “Dengan adanya MBG, siswa bisa lebih fokus belajar karena kebutuhan makan mereka terjamin,” ungkapnya.

Perwakilan Yayasan Bagimu Negeri, Ratna Kogoya, S.IP., menyampaikan bahwa enam dapur telah siap beroperasi pada Maret 2026 dengan kapasitas 1.800–2.000 penerima manfaat per dapur. “Kami prioritaskan bahan pangan dari petani lokal agar perputaran ekonomi tetap di Lanny Jaya,” jelasnya.

(R. Oji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *