METRO  

Turut Berduka Cita: SDN Umbuljaya 2 Kehilangan Guru Teladan, Ibu Junaeti (Bu Neti)

48 Views

Lebak | Updatetodaynews.com –  Seluruh jajaran guru dan staf SD Negeri Umbuljaya 2, Kecamatan Banjar Sari Jalupang, Kabupaten Lebak, Banten, sangat berduka cita atas berpulangnya rekan kerja tercinta. Almarhumah Junaeti atau yang akrab disapa Bu Neti pada Senin, 9 Juli 2026.

Beliau telah mengabdi belasan tahun mendidik anak-anak di Desa Umbuljaya. Dunia pendidikan di Kabupaten Lebak telah kehilangan sosok guru yang penuh perjuangan.

banner

Selama bertugas di SDN Umbuljaya 2, Almarhumah dikenal tak pernah lelah meski harus menempuh perjalanan berat.

Tanpa kendaraan pribadi, beliau rutin berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Medan jalan yang berbukit, sempit, dan kerap becek serta berlumpur saat musim hujan tak pernah menyurutkan semangatnya untuk hadir mendidik para murid.

“Kami sangat kehilangan beliau. Bu Neti adalah sosok yang sangat humanis dan sangat menyayangi anak-anak didiknya. Selain itu, beliau juga ceria dan penuh canda bersama rekan-rekan sejawat.

Beliau tak pernah mengeluh soal apa pun kepada kami, yang selalu terlihat hanya keceriaannya,” ujar salah satu rekan kerjanya yang berinisial L.

Lanjutnya, “Kami sangat merindukan kenangan bersama beliau. Apalagi sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru, biasanya kami saling bercanda dan menghibur diri menyambut murid baru.

Sekarang suasana terasa sepi tanpa kehadiran Bu Neti. Kunjungan Takziah PGRI Kabupaten Lebak

Dua hari setelah berpulangnya Almarhumah, perwakilan Dinas Pendidikan melalui Ketua PGRI Cabang Kabupaten Lebak, Bapak Efa, datang melayat ke kediaman duka di Kampung Ciapus, Desa Umbuljaya, Kecamatan Banjar Sari Jalupang, Kabupaten Lebak.

Kami segenap pengurus PGRI Kabupaten Lebak turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Ibu Junaeti atau Bu Neti. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” ujar Bapak Efa.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kedatangan.

“Mohon maaf sebesar-besarnya kami baru bisa datang hari ini karena baru mendapatkan kabar.

Ada titipan uang takziah hasil kolektif dari rekan-rekan PGRI, jangan dilihat dari nominalnya, namun ini adalah wujud rasa kebersamaan kami kepada Almarhumah.

Terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian beliau selama ini di dunia pendidikan,” tambahnya.

Pesan Keluarga

Siti Nurjanah, salah satu keluarga Almarhumah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang melayat.

“Kami memohon maaf apabila ada perkataan atau perbuatan Almarhumah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.”

Keluarga juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah.

“Kami memohon perhatian dan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Lebak atas pengabdian beliau yang sudah belasan tahun di dunia pendidikan.

Terlebih lagi, Almarhumah meninggalkan dua orang anak yang masih balita dan sangat membutuhkan dukungan pendidikan serta biaya hidup.

Selama ini pun, Almarhumah belum memiliki rumah sendiri dan masih menumpang bersama orang tuanya di Kampung Ciapus, Desa Umbuljaya.”

Sumber : Siti Nurjanah

(Penulis/R. Oji M,. C.BJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *