Ayo-Pasang-Iklan
AGAMA  

Peringati Hari Santri Nasional 2026, MWC NU Kecamatan Cipondoh Gelar Mancing Sarungan untuk Pererat Ukhuwah dan Lestarikan Tradisi Santri

43 Views

Tangerang | Updatetodaynews.com — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cipondoh menggelar kegiatan Mancing Sarungan pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perayaan Hari Santri yang dikemas secara santai, merakyat, dan penuh kebersamaan.

Mancing Sarungan menghadirkan suasana khas warga Nahdliyin dengan memadukan aktivitas memancing dan tradisi mengenakan sarung yang identik dengan kehidupan santri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan rekreasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kebersamaan di lingkungan keluarga besar Nahdlatul Ulama, khususnya di Kecamatan Cipondoh.

banner

Sebelum mancing dimulai diisi dengan tahlil yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriyah MWC NU Cipondoh yaitu Kyai Syahrul Sidik, dan do’a oleh KH Burhanudin sebagai Mukhtasar MWC NU Cipondoh dan juga sebagai Katib PC NU Kota Tangerang, kemudian sambutan-sambutan, yang pertama oleh Idup HM anggota DPRD PPP, beliau berpesan mari kita jalin persatuan lewat mancing dan sambutan yang ke2 oleh Mustofa Kamaludin Partai Golkar, marilah kita mancing dengan riang gembira.

Ketua MWC NU Cipondoh Ust Ahmad Nazir mengatakan kita berupaya menarik warga Nahdiyin untuk ikut bergabung dengan berbagai cara salah satu yang kita lakukan adalah lewat mancing sarungan. Selain itu hadir pula KH Mulyadi Yakub dan KH Sonhaji
Bagi MWC NU Kecamatan Cipondoh, peringatan Hari Santri Nasional tidak harus selalu dilaksanakan melalui kegiatan seremonial.

Semangat kesantrian juga dapat diwujudkan melalui kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat, menghadirkan kegembiraan, dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan.
Melalui Mancing Sarungan, sarung tidak sekadar menjadi pakaian yang dikenakan para peserta, tetapi juga menjadi simbol identitas santri, kesederhanaan, kedekatan dengan tradisi, serta kecintaan terhadap budaya pesantren yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan bagi pengurus NU, badan otonom, lembaga, serta warga Nahdliyin untuk membangun komunikasi dan memperkuat soliditas organisasi dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.

MWC NU Kecamatan Cipondoh berharap kegiatan Mancing Sarungan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kegiatan peringatan Hari Santri yang kreatif, inklusif, dan melibatkan partisipasi masyarakat luas. Dengan demikian, Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya meneruskan perjuangan melalui pengabdian, kebersamaan, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

(Heri)

(Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *